“Memangnya jaman Siti Nurbaya!!?”
kenapa dengan memang
loh kenapa tidak?
di jodohkan boleh juga ( heheee )
seorang anak yang mau dijodohkan oleh orang tuanya.
Dijodohkan?? Yes,
kenapa Yes
Loh kenapa tidak?
Kalau sudah berkaitkan dengan all about love, pasti semua berubah menjadi sensitif. Memang masih ada ya jodoh-jodohan jaman sekarang?
Ya sudahlah,
Kenapa Sudah...( berjuang donk hehe )
Jangan menyerah...jangan menyerah
Loh kenapa tidak? ( Ya sudah )
yang ikhlas sajalah
yah sama saja...
Bagaimana sih sikap kita sebagai anak bila dihadapkan dengan masalah ini?
Masalah apa?
Jodoh!!!
Heheheee...
Orang tua yang menjodohkan anaknya selalu punya alasan dan pertimbangan yang matang baik secara logika atau perasaanya.
Apa itu Perasaaan???
Tanya saja pada anak kecil, kenapa anak kecil...siapa yang mau di jodohkan???
Ahhhh...Perasaan perasaan...
Setidaknya??? Tapi, apa mereka mengerti apa yang diinginkan seorang anak?
Mudahnya???, ada yang bilang kalau cinta memang bisa saja datang karena kebiasaan, Tapi???tapi apa yang terjadi kalau anak itu sudah punya pacar?
Di pisahkan??? Tega tega!!!! Apa keduanya harus dipisahkan karena perjodohan?
Bermimpi??? Iya aku bermimpi bersamanya....Banyak dari kita pasti terlintas mimpi buat menjalani hidup dengannya, punya anak-anak yang lucu, rumah sederhana dan keluarga yang bahagia.
IKHLAS???? Lalu, tiba-tiba saja orang tua kita datang membawa kabar kalau mereka sudah menjodohkan kita dengan orang pilihan mereka, dan meminta kita menerima perjodohan itu.
Ya sebagai seorang anak, kita memang harus mematuhi orang tua.
Tapi di sisi lain,
kita juga memiliki hak untuk memilih siapa pasangan hidup.
Hak apa tuh???
tidur makan mandi tertawa sedih bahagia nangis, melawan
Apakah dosa dan durhaka kalau kita menentang itu semua?
Katanya tidak dosa
kata sipa???
Nah, apa pun itu pilihannya, nggak ada satu pun orang tua di dunia ini yang menginginkan anaknya susah,
betulLllll!!!
Pilihan orang tua yang menurut mereka adalah yang terbaik, namun belum tentu terbaik juga buat anaknya.
Ayo di pilih di pilih
Pilihan anak yang menurut mereka adalah yang terbaik, belum tentu juga terbaik buat Ayah Ibunya.
betulll!!!!
Mungkin otak kita sekarang sangatlah pekat dengan emosi yang nggak bisa terurai Dan pada akhirnya menyerahkan semua ini kepada Dia yang Maha Kuasa.